hai, lama tak terdengar kabarmu,
baik-baik sajakah kamu? Aku berharap begitu...
Sungguh aku tidak meminta apapun, karena kamu seperti ion-ion yang hanya bisa dibayangkan,
namun konduksinya tak bisa dirasakan,
Oh yaa satu lagi, karena aku hanyalah aku. . .
Namun pernahkah kamu mengerti, kenapa rasa suka harus terarah padamu, bahkan melebihi vektor yang lurus, perasaan yang kupunya tak perlu garis untuk menghubungkannya,
Aku bahkan tak bisa secerah matahari terhadap pagi, jika tak mendengarmu
Sehebat itukah kamu?
Rinduku agaknya berlebihan buatmu,
Aku yakin kamu tahu, mungkin ketidakpedulianmu, atau mungkin kamu memang tidak ingin mengindahkannya,
Entahlah...
Seperti fluida yang dibiarkan dalam perapian sedikit demi sedikit akan mendidih dan berkurang, sungguh aku teramat lelah, karena kamu mengorbit sesukamu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar